Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Tak Banyak

Tak banyak yang bisa dikenang dari kisah yang membuat mata seringnya berkunang-kunang.
Dulu, ada untai harapan dan mimpi yang semakin semerawut ditinggal pemiliknya.
Dulu juga, ada laki-laki yang tak ragu menapak menjauh walau sesekali melihat sambil lalu.
Tapi lebih pasti, ada perempuan yang menampakkan diri serupa malaikat padahal hatinya hancur karena khianat.

Tak banyak yang seperti mereka,
Masih bisa sesekali bercanda, lalu pergi tanpa tersisa berhadap kembali ada masa.
Lebih banyak yang seperti kita,
Tersenyum kaku ketika bertemu, padahal sejatinya didalam hati rindu.
Tak banyak yang seperti mereka,
Berani memulai lembar baru walau diselingi ragu, tak lagi takut terluka karena telah mencoba.
Lebih banyak yang seperti kita,
Bersikap acuh dan berbicara singkat kala berjumpa, padahal pinta pada yang kuasa selalu saja tentang dirinya.
Tak banyak yang bisa kita tampakkan sedihnya,
Kita sering biasa saja menertawakan dan menyebut nama satu sama lain di depan mereka,
Tapi jauh di dala…

Pengalaman Berbelanja Buku di Gramedia.com

Siapa diantara kalian yang lebih suka belanja online dibandingkan datang ke tokonya langsung? Saya salah satunya. Termasuk juga untuk buku atau novel - novel yang saya beli tiap bulannya.
Yes. Setiap bulannya saya memang menyisihkan pendapatan untuk membeli buku dan novel - novel, bukan karena hobi, juga bukan karena laper mata saja. Bagi saya membaca adalah kebutuhan, membeli buku dan novel juga termasuk salah satu kebutuhan saya setiap bulannya.
Iya saya tau. Kita tidak harus selalu membeli buku dan novel untuk memuaskan kebutuhan membaca, ada beberapa aplikasi pinjam buku online lainnya yang bisa diakses gratis melalui smartphone. Ada juga buku dan novel lama yang bisa di download secara gratisan melalui googling sana-sini. Pun kalian bisa meminjam ke teman atau perpustakaan terdekat dari tempat tinggal kalian. Tapi bagi saya, membeli buku dan novel setiap bulannya lebih dari sekedar memenuhi kebutuhan, ada apresiasi disana. Apresiasi saya atas penulis - penulis melalui membeli ka…

TAKLIM: Rahasia Sukses Raih Rezeqi Berkah Melimpah (Part I)

Assalamualaykum, Bloggers. Apa kabar? Masih kuat puasanya? Sudah bolong berapa hari? Saya delapan hari, biasa tamu bulanan. Tidak terasa ya sekarang sudah hari ke-17 berpuasa, sedih kalau diingat Ramadan segera berakhir, namun THR belum juga kelihatan hilalnya kualitas puasa kita belum juga meningkat. Duh!
Selama bulan Ramadan ini setiap minggunya di hari rabu kantor saya SCTV Tower alhamdulillah selalu mengadakan taklim dengan mengundang ustad maupun ustadzah untuk berceramah selepas dzuhur. Alhamdulillah sekali bukan Mengingat 1/3 dari keseharian kita dihabiskan di kantor?
Jika menilik dari judul postingan, 'Rahasia Sukses Raih Rezeqi Berkah Melimpah (Part I)' maka apa yang akan saya tuliskan disini adalah isi dari taklim yang baru saja saya ikuti bersama Ustad Boni Shalehudin yang menggagas konsep SPIRITUAL CAPITAL. Beliau juga menulis 2 buah buku (Sukses Mulia is My Life & Spiritual Capital) yang salah satunya (Sukses Mulia is My Life) masuk dalam rekor MURI karena di…

Father's Day: Terimakasih Sudah Merestui Pilihanku

Yang aku tau, tangis ayahku pecah di malam hari bersama ibu beberapa jam setelah priaku menyampaikan keinginannya untuk meminangku. Tutur katanya hangat menasehati priaku akan kehidupan setelah pernikahan dan siapa sesungguhnya putrinya. Namun tajam sorot matanya lekat memandangi priaku seolah berkata, 'siapa kamu berani sekali meminta putriku kecintaanku?'
Yang aku lihat, ayahku tak henti-hentinya mengusap bulir bening yang jatuh dari peluk matanya manakala hari lamaran tiba. Senyum bersahaja selalu menghiasi wajahnya menyambut keluarga priaku. Bukanlah hal mudah bagi seorang ayah melepaskan putrinya kepada seorang pria.
Yang aku dengar, suaranya bergetar hebat kala mengijabkan diriku didepan penghulu, lantas menangis tersedu saat hadirin sekalian mengatakan 'Sah.' Dibalik wajah tegarnya ketika aku menikah, ayah adalah sosok yang paling sedih sekaligus bahagia. Dibalik senyum bahagianya menerima tamu yang hadir, aku tau ayah menyembunyikan airmata bahagianya untukku.


Puasa Pertama: Kantor Samsat Yang Menguji Kesabaran

Karena puasa bukan hanya perkara menahan lapar dan haus, tapi juga kesabaran diri :
Ibu-ibu sebelah : *mencoba mengajak ngobrol* Kok lama ya Dek nomornya acak lagi dipanggilnya. Saya antri dari jam 12 belum juga dipanggil. Mana tutupnya jam 2 lagi selama Ramadhan.
Gue : Saya antri dari jam 11an belum juga dipanggil bu.
Ibu-ibu sebelah : *diem*
5 menit kemudian ibu-ibu itu dipanggil.
Ibu-ibu sebelah : Duluan ya dek...
Gue : Iya bu.. *senyum miris* *enggak rela*
Dalam hati bilang :
'Sabar Riska... Kamu nunggu jodoh aja sabar, masa nunggu panggilan stnk aja ngedumel'.

Keep Calm and Ramadhan Mubarak.

Paletas Wey VS Popbar Senayan

Hello blogger! Apa kabar? Sudah H-7 menuju ramadhan ya, semoga kita semua kembali dipertemukan dengan Ramadhan tahun ini oleh Allah SWT. Aamiin
Ngomong - ngomong tentang Ramadhan, pasti erat kaitannya dengan kuliner. Tau dong popsicle atau popbar? Itu lho ice cream persegi panjang yang lagi ngehits dikalangan anak muda Jakarta yang instagram-able karena bentuk dan warnanya yang segar dilihat juga gluten free karena dibuat dengan buah asli. Kebayang nggak? Kalau gue mendefinisikannya sebagai es goyang masa kini. Es goyang itu jajanan kampung, gue sebut masa kini karena rasa dan tampilan telah dimodifikasi sedemikian rupa menjadi lebih menarik.


Serupa tapi tak sama, ya? Iyain aja biar cepet.
Adalah Paletas Wey Frozen Fruit Bar es krim tradisional dari Mexico dengan berbagai variasi rasa buah asli dan bebas gula, yang sebelumnya hanya ada di Bali, baru - baru ini membuka outlet ketiganya di Jakarta Barat, tepatnya di Kebun Jeruk. Berbekal pamflet besarnya di Jalan Panjang Kebun Jeruk ya…

I'm Officially Mrs. Hari Styioko

Lebih dari setahun yang lalu, disebuah kantor di Jalan Pos Pengumben, ada seorang pria yang jatuh cinta pada pandangan pertama dengan gadis aneh-tapi-nyata dihadapannya yg sedang bertugas menemani atasannya. Saat itu, pria ini belum berani mendekati si wanita, katakanlah dia masih trauma akan masa lalunya.
Bulan demi bulan berlalu, dengan kepercayaan diri yg tinggi sang pria berhasil mendapatkan nomor kontak dan pin blackberry messenger si wanita. Mereka mulai menjalin komunikasi walau tidak intens. Sang wanita tau pria ini bermaksud mendekatinya, namun karena pikiran 'remaja'nya dia hanya menanggapi ala kadarnya, tidak serius.
Sampai pada suatu hari, mereka akhirnya sepakat menjalin asmara.
Hubungan yg mereka jalin bukan tanpa halangan. Emosi, drama, dan sifat kekanak-kanakan sang wanita, juga sifat cuek dan tidak romantis sang pria mewarnai kehidupan asmara mereka. Setiap wanita pasti menginginkan prianya romantis, bukan? Begitu pula sang wanita saat itu.
Tapi tidak, mereka berd…

First Time Traveling With Airbnb

Hello bloggers! Howdy? Udara sangat dingin sekarang di lantai 15 gedung SCTV Tower Senayan City padahal diluar tidak hujan. Alih - alih mengerjakan pekerjaan kantor, saya tertarik untuk menuliskan pengalaman pertama saya menggunakan Airbnb. Tidak, saya tidak korupsi waktu saat bekerja, saya menulis ini karena memang sudah tidak ada lagi pekerjaan di hari ini.
So, do you ever try traveling with Airbnb? Sudah pernah bepergian menggunakan Airbnb?
Airbnb disini bukanlah sebuah situs penyedia tiket perjalanan, melainkan sebuah situs penyedia jasa penginapan. Entah itu sebuah rumah tinggal yang kita sewa seutuhnya, ataukah hanya sebuah kamar di sebuah rumah. Pertama kali saya mendengar tentang Airbnb adalah ketika keadaan mengharuskan saya mencari sebuah rumah tinggal yang akan kami gunakan untuk berlibur selama 4 hari di Bandung. Sebuah rumah yang selain harga sewanya harus pas dikantong 8 anak manusia sok tahu ini tapi juga dekat pusat kota dan harus nyaman. Banyak maunya ya? Emang. Sear…