Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2012

My Brothers

Assalamuallaikum bloggers :D Dari judul postingan ini kalian pasti sudah bisa menebak apa isinya. Yup, saya hanya ingin memposting mengenai kedua adik saya yang sangat saya sayangi. Memang tidak penting untuk diketahui oleh dunia luar, tapi mereka begitu penting bagi saya sampai-sampai saya ingin memperkenalkan pada dunia bahwa mereka adalah bagian terpenting dari hidup saya, salah satunya melalui blog ini.
Adik saya yang pertama bernama Riswan. Dia kelas 1 SMA sekarang disalah satu SMA Swasta di Cengkareng. Kasihan dia, cita-citanya bersekolah di SMA Negeri ternama kandas setelah rata-rata nilai UN-nya hanya 7,0. Rupanya dia belum berhasil mengikuti jejak saya, sudahlah. Anyway, riswan ini sangat pemalas di rumah. Maksut saya, sebagai lelaki dia beranggapan bahwa semuanya harus dikerjakan oleh saya dan mama. How dare you! Alhasil kerjanya dirumah hanya menonton tv saja, jarang sekali mau membantu mama. Tapi meskipun begitu, dia tetap kesayangan mama.
Adik yang kedua kelas IV SD bernama…

I Called Her Mom

Assalamuallaikum bloggers, lama tak  jumpa :D Yup, diatas itu adalah foto saya dan mama. Kami pasangan ibu dan anak yang cantik bukan? Saya tahu kami memang cantik. Foto diatas diambil tanggal 20 Oktober 2012 lalu saat kami menghadiri resepsi pernikahan sepupu saya di sebuah gedung di Cengkareng.
Dia mama saya, wajah kami memang mirip, begitu kata banyak orang. Tapi entah kenapa saya lebih merasa anak ayah daripada anak mama. Mungkin karena mama berkulit putih sedangkan saya agak gelap seperti ayah? Mungkin, tapi di mata Allah toh semua sama :D, yang membedakan hanya imannya.
Mungkin mama tidak tahu betapa saya sangat mencintainya melebihi diri saya sendiri. Mama tidak tahu itu, karena yang mama tahu saya hanyalah seorang anak pembangkang yang selalu membuatnya marah. Maafkan riska ma, riska hanya tidak tahu bagaimana caranya menjadi anak gadis mama yang manis dan penurut. Mungkin melalui puisi dibawah ini, mama akan tahu how precious you're to me.

Saat mulai bicara tak berirama Saat b…